SEJARAH

Tim Koordinasi Fasilitasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan (TKFPSDMK), yang merupakan transformasi dari Tim Koordinasi Fasilitasi dan Pengembangan Tenaga Kesehatan (TKFPTK) merupakan suatu terobosan yang dilakukan oleh berbagai stakeholder untuk menyatukan berbagai pemangku kepentingan di bidang SDMK. Tujuan Pembentukan Tim Koordinas Fasilitasi Pengembangan Tenaga Kesehatan (TKF – PTK)  adalah untuk meningkatkan Koordinasi antara para pemangku kepentingan PTK di masing-masing tingkatan yang disesuaikan dengan satuan kerja dan pihak terkait lainnya  dalam perencanaan, pengadaan, pendayagunaan serta pembinaan dan pengawasan tenaga kesehatan. Tim Koordinasi dan Fasilitasi  Pengembangan Tenaga Kesehatan terdiri dari Tim Pengarah dan Pelaksana. 

Tim Pengarah bertugas Memberikan arahan tentang prioritas pengembangan tenaga kesehatan dalam rangka mendukung pembangunan kesehatan; Memberikan arahan dalam penyusunan Rencana Strategis Pengembangan Tenaga Kesehatan; Memberikan arahan dalam peningkatan sinergisme/pengembangan Tenaga Kesehatan; Memberikan arahan dalam mengkonsolidasikan dan mobilisasi sumberdaya untuk pengembangan tenaga kesehatan dalam rangka mendukung pembangunan kesehatan dan upaya pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs).

Tim Pelaksana bertugasMelaksanakan koordinasi dan fasilitas kepada semua pemangkukepentingan dalam penyusunan Rencana Strategis Pengembangan Tenaga Kesehatan; Melaksanakan koordinasi dan fasilitasi kepada semua pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Rencana Strategis Pengembangan Tenaga Kesehatan; Melaksanakan koordinasi dan fasilitasi kepada semua pemangku kepentingan dalam pemantauan dan evaluasi pelaksanaan  Rencana Strategis Pengembangan Tenaga Kesehatan; Mengkonsolidasikan dan memobilisasi sumberdaya dalam pelaksanaan Rencana Strategis Pengembangan Tenaga Kesehatan; Melaksanakan koordinasi dan fasilitasi dalam pengembangan tenaga kesehatan, yang meliputi, perencanaan, pengadaan, pendayagunaan, pembinaan dan pengawasan tenaga kesehatan.

Sekretariat mempunyai tugasMenyusun dan mengusulkan rencana kerja Tim Koordinasi dan Fasilitasi Pengembangan Tenaga Kesehatan, baik Tim Pengarah maupun Tim Pelaksana; Melaksanakan fasilitasi pelaksanaan kegiatan Tim Koordinasi dan Fasilitasi Pengembangan Tenaga Kesehatan; Mendokumentasikan hasil pelaksanaan tugas Tim Koordinasi dan Fasilitasi Pengembangan Tenaga Kesehatan; Melaksanakan Advokasi dan Peningkatan kapasitas bagi semua pemangku kepentingan dalam pengembangan tenaga kesehatan, Melaksanakan fasilitasi pembentukan Tim Koordinasi dan Fasilitasi Pengembangan Tenaga Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota; Mengembangkan pusat informasi dalam pengembangan tenaga kesehatan.

Ada beberapa kelompok kerja yaitu:

1. Kelompok Kerja I (Kelompok Kerja Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan).

2. Kelompok  Kerja  II  (Kelompok  Kerja  Pengadaan  Sumber  Daya Manusia   Kesehatan)

3. Kelompok Kerja III (Kelompok Kerja Pembinaan clan Pengawasan Mutu Sumber Daya Manusia Kesehatan)

www.tokoonlinemurahindonesia.com

TOP